Catatan harian Seorang guru muda yang ditempatkan di daerah transmigrasi Kota Binuang Kab,Tapin yang mengawali pengabdiannya pada maret 2015... Seorang guru amatir yang mencoba menuangkan segala aktifitas mengajarnya di blog ini

Latest Post

Assalamualaikum.......
Untuk para guru sekolah dasar terutama yang mengajar di kelas tinggi, sangatlah penting memperkaya diri dengan berbagai macam model dan metode ajar, karena cara belajar anak jauh lebih kompleks, mereka cenderung ingin sesuatu yang baru dan lebih menarik, tak hanya itu implementasi media pembelajaran juga harus lebih dikuatkan, baik itu media pembelajaran yang konvensional, tradisional, atau media pembelajaran berbasis IT.
Tak ada salahnya kita sama-sama belajar menggunakan dan mengaplikasikan media pembelajaran tersebut, terutama yang berbasis IT, karena anak-anak zaman sekarang cenderung menaruh perhatian lebih terhadap hal yang berbau IT, bahkan kadang kita kalah canggih sama mereka ^_^.
( Photo : Kelas 5 SDN Pualam Sari 2 Lagi Nonton Media Pembelajaran, Tanpa adanya LCD, hiks , hiks )

Nah... karena itu yuk kita sama-sama belajar minimal ngerti media presentasi Power Point, sebelum masuk ke flash, video scribe dll. Dan paling tidak jika belum bisa membuat sendiri rajin-rajinlah download media-media pembelajaran di youtube ^_^, semoga kita bisa terus belajar ya.... pak guru bu guru.... Amin. 

Ini ada beberapa contoh media pembelajaran berbasis IT yang bisa jadi Referensi ^_^
IPA Kelas 5 Sekolah Dasar
"Gaya"


IPS Kelas 5 Sekolah Dasar 
"Sejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia" 





Assalamualaikum...
Salam Pramuka!
hari ini saya mau bahas tentang salah satu organisasi tertua di Indonesia
apa itu ?
yah... Pramuka
Pramuka atau disebut juga dengan gerakan kepanduan sudah ada dari zaman Indonesia dijajah sama Belanda, awal mula masuknya pramuka sendiri dibawa dan dipopulerkan oleh Belanda. 
Menurut para sejarawan pada zaman dahulu Belanda membuat gerakan kepramukaan yang disebut dengan istilah NIPV (Netherland Indische Padvinder Vereniging; Persatuan Pandu-Pandu Belanda). Organisasi ini hanya dikhususkan bagi anak-anak Belanda. 
Namun tokoh-tokoh pergerakan nasional Indonesia tak tinggal diam mereka membentuk organisasi kepanduan yang bertujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan menjadi kader pergerakan nasional. Karenanya kemudian muncul organisasi-organisasi kepramukaan pribumi yang kala itu jumlahnya mencapai lebih dari seratus organisasi. Organisasi itu semisal; JPO (Javananse Padvinders Organizatie); JPP  (Jong Java Padvinderij), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvinderij); HW (Hisbul Wathon) dll. 
Namun adanya berbagai gerakan tersebut membuat Belanda resah, mereka membuat peraturan berupa larangan bagi masyarakat Indonesia untuk membuat gerakan pramuka dengan nama Padvinter, maka sejak saat itu dirubahlah namanya menjadi gerakan kepanduan, yang kemudian oleh beberapa tokoh nasional diputuskan untuk mempersatukan seluruh organisasi-organisasi kepanduan tersebut menjadi KBI (Kepanduan Republik Indonesia).
Tuh kan..... Pramuka udah melegenda ^_^
Dan juga ambil bagian dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.



(Sumber foto : Kegiatan Perkemahan SDN Gambut 5)

Pramuka sendiri memiliki kelompok-kelompok usia yang membedakan mereka, ada Pramuka siaga, penggalang, penegak, pandega dan pembina. 
Pramuka memiliki janji atau disebut juga Satya dan kode etik moral yang disebut dengan Dasa Darma.
Dan tau tidak isi dari ke-10 Dasa Darma Pramuka itu sejalan banget sama Aqidah-aqidah yang diajarkan agama Islam, Waw..... kerenkan....
Seandainya semua Pramukawan dan Pramukawati di Indonesia dapat benar-benar mengamalkan Dasa Darma tentu generasi penerus indonesia menjadi lebih berkualitas secara moril dan spiritual.
Semoga ya,,,, semoga kita semua bisa....
Oh ya.... untuk yang baca artikel ini, yang pengen tau tentang info terupdate tentang kegiatan Kepramukaan, bisa kunjungi link di bawah ini, ada info kegiatan kepramukaan, lagu-lagu kepramukaan dan lain-lain, semoga bermanfaat. ^_^
www.pramukaindonesia.com

Salam Cerdas!!


Madihin merupakan kesenian tradisional khas Kalimantan Selatan yang sudah ada sejak zaman dahulu, menurut beberapa sumber madihin sudah ada sejak masuknya agama islam ke wilayah Kerajaan Banjar  pada tahun 1526. Madihin merupakan kesenian yang di bawakan perorangan atau berdua dengan dipadukan alat musik berupa terbang (gendang) berbunyi bass. Terbang madihin sendiri terbuat dari kulit sapi dan direkatkan pada kayu yang terbuat dari kayu ulin atau kayu kulit nangka.Madihin sendiri berasal dari kata madah dalam bahasa Arab yang berarti "nasihat", tetapi bisa juga berarti "pujian" merupakan sebuah genre puisi dari suku Banjar . Puisi rakyat anonim bergenre Madihin ini cuma ada di kalangan etnis banjar di Kalimantan Selatan saja. 
Madihin merupakan genre/jenis puisi rakyat anonim berbahasa Banjar yang bertipe hiburan. Madihin dituturkan di depan publik dengan cara dihapalkan tanpa membaca teks oleh 1 orang, 2 orang, atau 4 orang. Seniman Madihin disebut Pamadihinan.  
Biasanya, kesenian madihin dimainkan pada malam hari, namun pada masa sekarang juga dapat lakukan di siang hari sesuai permintaan. Madihin biasanya dimainkan pada acara-acara karasmin, seperti acara adat, acara resepsi pernikahan, acara rakyat dan lain-lain.
Madihin harus terus dilestarikan, untuk itulah dalam mata pelajaran Muatan Lokal Sekolah Dasar Kelas V , Materi tentang madihin diperkenalkan.
Saya selaku guru kelas V ingin turut serta melestarikan budaya daerah saya dengan mengajar materi tentang madihin tidak hanya dalam bentuk teori tapi juga dalam bentuk praktek.
Awal mula saya memperkenal madihin secara teori kepada murid-murid, selanjutnya dengan diiringi tepukan terbang bass yang saya punya, saya mulai melantunkan syair madihin di hadapan murid-murid saya, syair tersebut saya buat satu malam sebelumnya isinya bertemakan "papadahan" nasihat untuk murid-murid saya, juga dibubuhi sedikit humor candaan tentang sifat-sifat dan karakter semua murid-murid saya yang bermacam-macam dan unik, tak ayal semua itu mengundang gelak tawa bagi mereka semua.
Finally tahap evaluasi saya minta murid-murid saya untuk membuat 1 bait madihin yang isinya nasihat, dengan semangat mereka mengerjakannya dan menggali kreatifitas mereka.
Setelah tugas tersebut selesai satu persatu mereka harus membacakan bait madihin tersebut sesuai lagu madihin dan cengkoknya yang sudah saya ajarkan, mereka membacanya sambung menyambung satu sama lain, dan saya bertugas untuk memberikan irikan tepukan terbang.
Dan hasilnya..... mereka tak hanya mengenal apa itu madihin tapi juga mampu turut serta bermadihin, dan itulah cara kami untuk melestarikan budaya kami.
Karena manusia dan budaya akan selalu hidup berdampingan ^_^

Salam Cerdas!

Seni Budaya dan Manusia adalah hal yang hidup dan tumbuh berdampingan 
Pada pembelajaran Seni Budaya dan Keterampilan (SBK) kelas 4 Sekolah Dasar kita akan bertemu kegiatan membuat Seni Rupa berupa Relief. Apa itu Relief ?
Relief sendiri adalah seni pahat dan ukiran 3-dimensi yang biasanya dibuat di atas batu. Bentuk ukiran ini biasanya dijumpai pada bangunan candi, kuil, monumen dan tempat bersejarah kuno. Di Indonesia, relief pada dinding candi Borubudur merupakan salah satu contoh yang digunakan untuk menggambarkan kehidupan sang Budha dan ajaran-ajarannya. Di Eropa, ukiran pada kuil kuno Parthenon juga masih bisa dilihat sampai sekarang sebagai peninggalan sejarah Yunani Kuno.
Relief sendiri ternyata banyak macamnya lho! dikira gitu-gitu aja ahahaha
ternyata ada Relief Tinggi, Relief Rendah, Relief Dangkal dan Relief Tenggelam
1. Relief Tinggi adalah jenis relief dengan ukiran yang lebih menonjol keluar dengan penampil kedalaman dimensi lebih dari 50 persen.
2. Relief Rendah dengan ukiran yang sedikit menonjol dari dasar permukaan dinding. Tonjolan atau kedalaman ukirannya bervariasi dan biasanya hanya beberapa sentimeter atau kurang dari 50 persen kedalaman dimensi ukiran. 
3. Adapun Relief Dangkal adalah jenis relief yang lebih dangkal dari relief rendah. Ukiran relief hanya berupa guratan-guratan tipis untuk menghilangkan material latar.
4. dan Terakhir adalah Relief Tenggelam jenis relief di mana latar permukaan dinding dibiarkan utuh dan rata, sementara ukiran  digambarkan tenggelam dicukil dalam permukaan dinding. Semacam menggambar dengan goresan yang dalam.
Tuh kan.... Banyak Macemnya,,,, hehe 
Belajar SBK itu nggak seru kalo cuma sekedar teori untuk itulah mari kita ajak murid-murid kita sama-sama membuat Relief Sederhana dari bahan tanah liat.
Bahannya ? Mudah saja siapkan tanah liat dan sedikit air, ajarkan bagaimana cara membuat gumpalan tanah liat yang padat agar tidak mudah hancur ketika dipola, kemudian biarkan anak bereksplorasi membuat Relief Sederhana.
Dan tentunya yang paling penting buatlah pameran kecil untuk karya mereka, bisa dipajang di depan kelas, atau juga di sosial media, biarkan netizen atau pengguna sosmed yang menilai karya mereka.
Dan inilah karya murid-murid Kelas IV SDN Pualan Sari 2 Kec. Binuang
Unik-unik ya ..... dan ada beberapa yang salah kaprah dan bikin semacam asbak gitu,
ckckckckck
ahahahaha..... tapi tetaplah itu sebuah karya, hehe

Selamat Mencoba ^_^





Seluruh sistem pendidikan selalu mengharapkan perbaikan dan pembaharuan yang inovatif
selalu mengusahakan agar pendidikan indonesia dapat maju dan berkembang.
Kurikulum menjadi salah satu acuan atau alat pencapainya dan kita para pengajar adalah pelakonnya.
setiap kurikulum manapun selalu mewanti-wanti kita para pengajar untuk terus mengadakan kegiatan belajar mengajar yang PAKEM (Pembelajaran Aktif Kreatif Efektif dan Menyenangkan)
kunci keberhasilan PAKEM menurut saya cuma 1 yaitu "Menyenangkan" jika sudah menyenangkan tujuan yang lain lebih mudah dicapai.

terlebih dahulu buatlah suasana kelas menyenagkan bagi murid
beri kesempatan bagi mereka untuk menuangkan ide mereka, kelas seperti apa yang mereka inginkan,
buatlah pembaruan denah tempat duduk setiap bulan
dan tentunya lakukan segala pembaruan itu bersama-sama
sehingga selain kreatif dan inovatif mereka juga solid

Foto ini saya ambil ketika saya bersama murid-murid saya waktu itu di awal tahun ajaran baru kelas IV, sedang menghias kelas dengan panorama keindahan alam daratan dan lautan yang memang ada dalam standar kompetensi pembelajaran IPS kelas IV.

Seru sekali bisa bekerja sama dengan mereka,
Pertama-tama kami membuat pola menggunakan pensil di kertas berwarna, pola yang dibuat sudah dirembukan dan dipilih bersama.
Kemudian berbagi tugas menggunting kertas sesuai pola
Finally, tinggal ditempel di dinding kelas dengan penuh hati-hati
Selain hasilnya memuaskan bisa mempercantik kelas, kegiatan ini memiliki proses yang menyenangkan.... tak cuma bisa jadi hiasan dinding tapi juga bisa menjadi media bermain / imajinasi murid-murid
Have Fun My Beloved Student ^_-

Jadi ceritanya ini photo sengaja tapi di candid-candid-in
Seru sekali bisa menjadi bagian kegiatan JAMCAB. Tapin dan menjadi pendamping kontingen putri dari kec.binuang
dengan bermodal sedikit ilmu tak seberapa ini
bisa juga seru-seruan dan berbagi ilmu serta pengalaman kepada mereka para generasi penerus praja muda karana tingkat penggalang....
Biar hirang asal langkar! jar.... ^_^


Ini kenangan sekitar 2 tahun yang lalu masa-masa saya masih menjadi seorang Guru Tidak Tetap / Honorer di salah satu SD Negeri di Kab. Banjar, SDN Banyu Hirang namanya. SD ini terletak di  Jl. Pematang Panjang Kec. Gambut tepatnya di Desa Banyu Hirang, desa yang membelah persawahan yang jalannya akan tergenang dan berlumpur pekat ketika hujan, daerah ini tidak termasuk daerah terpencil tapi medan yang dilalui menuju SD ini sangatlah sulit, apalagi saat itu ada perbaikan jalan, tak terhitung berapa kali pengajar yang menuju SD tersebut harus terpeleset, dan bergulat dengan lumpur di perjalanan,  saya pun mengalami beberapa kali, malah bertepatan dengan hari penampilan murid-murid didikan saya yang akan tampil pada acara "Desa Binaan" di balai desa.

Japin Rantauan


Tari Japin Rantauan yang saya kreasikan dengan gerakan dan komposisi yang lebih mudah bagi murid saya berhasil ditampilkan di depan tamu kehormatan dengan sempurna, tak terbayang betapa bahagiannya saya mengingat perjuangan melatih mereka tidaklah mudah, perlu kesabaran ekstra dan juga ketekunan luar biasa....
bukan saya yang hebat tapi mereka.... My Bloved Student


MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh merrymoonmary. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget